Aku mimpi semalam. Bukan mimpi yang luar biasa, namun tetap saja ini bukan jenis mimpi yang kukehendaki. Aku memimpikannya lagi. Orang itu. Sungguh sangat mengecewakan, bukan? Aku tidak meratapi masa lalu, tidak juga ingin mengingat-ingatnya ataupun mengenangnya kembali, apalagi mencoba mencari cara tuk merubahnya. TIDAK. Tapi mengapa tetap saja aku memimpikannya? Selalu memimpikan orang sama, pattern yang sama, pada saat aku dalam kondisi terdesak dan rapuh seperti ini. Saat-saat aku merasa tidak tenang dan tidak nyaman, mimpi tentang orang itu datang untuk makin menggangguku.
Aku lelah. Aku selalu berusaha dan berusaha hingga aku tak lagi memikirkannya. Aku tau aku tak akan mungkin bisa melupakannya ataupun menghapusnya dari kenanganku. Aku sangat menghargai masa laluku, dan aku pun belajar banyak dari pengalaman itu. Aku hanya tak ingin ia terlintas dalam pikiranku saat aku sedang resah, dan malah makin menimbulkan kegelisahan serta rasa bersalah. Orang itu tak lagi memberikan rasa nyaman untukku, tapi mengapa ia melintas dalam mimpiku saat aku paling membutuhkan dukungan dan rasa aman? Mengapa??? Apakah sebenarnya ia adalah refleksi dari ketakutan-ketakutanku? Kegelisahan-kegelisahanku? Aku tak tau. Mungkin saja begitu. Di antara banyak bayangan yang kuciptakan tentang hawk untuk menentramkanku, ketakutan dan kegelisahan itu tetap saja muncul. Haruskah aku mengeluh tentangnya? Haruskah aku mengutarakannya? Yang kutau, aku hanyalah perlu mencari cara tuk memenangkannya. Memenangkan pertarungan melawan ketakutan dan kegelisahanku sendiri...

17 comments:
sepertinyaaa...ini awal yang bagus untuk sebuah novel yang bercerita tentang seorang wanita yang dikecewakan pasangannya... :)
perasaan yg sama ketika aku mengalaminya . ups..bener gak ini ttg berusaha melupakan someone?
Mas Nufri: Wahhh.. Nulis cerpen Aja ga selesai-selesai, niii Malah suruh nulis novel! Hahahaha....
Mbak Fanny: Uhmmm.. Lebih tepatnya teringat someone yang haruznya sudah terlupakan. Kegalauan favorite anak muda niii, yang baru memasuki fase labil, peralihan masa remaja ke dewasa... Hehehehe!
hahhahahha..galau lah kamu maaah..
xD
tapi emang rasanya absurd banget sih kalo abis mimpiin orang..
dia kangen km kali..hahaha
*ngasal
ke'nya menarik bila dianjutkan tulisannya n di ksih tau kenapa jd kecewa banget gitu...
mimpi bunga tidur heheh dah ah kaburrrrrrrrrr salam nyasar:)
may i know him? ;p semangat ya cantik.
uyuuuung... I kindda hope that he will miss me. wakakakakakakkakkk!
insan: kecewa banget karena mimpiin orang yang seharusnya sudah lama terlupakan
kamal: bukan bunga, tapi hantuuuu....
ataaaa: you know him, si tazmania. hahahahahaha...
saya nggak tau apakah kamu mempercayai mimpi sebagai bunga tidur atau tidak, mungkin kenapa orang itu muncul karena masa lalu kamu sama orang itu terlalu dalam *jiah, saya sotoy..
yaa hidup kan nggak cuma dalam dunia mimpi Rinz, kalau memang yang terbaik ada di dunia nyata kenapa tidak?. Carilah keamanan dan dukungan dari dunia yang benar-benar nyata..
semangaaaT!!!
karena kita tak bisa memilih apa yang akan kita mimpikan, kita cuma bisa mengendalikan pikiran setalah bangunya biar tak terlalu kepikiran dan menggangu mood :)
anyway, wish u have a nice dream tonite :)
Gaphe: Hehehehe.. Tenang, saya sudah cukup punya banyak suporter kok di dunia nyata. Meskipun kadang-kadang masih pengen nambah suporter baru (maruk)
Rian: Setujuuuu.. Meskipun kadang masih suka terhanyut oleh mood. Yang penting jangan sampai merusak rencana yang udah dibuat'lah. hehehehe
itukah yg disebut isyarat CLBK....?
Post a Comment