Hei, Kau!

|
Hei, Kau!
Diamlah sejenak dan tatap aku.
Dengan kedua mata indahmu,
Dan tunggal mata hatimu.
Pemandangan apakah yang dapat Kau lihat?

Hei, Kau!
Berhentilah sejenak dan simak diriku.
Dengan kedua telinga sempurnamu
Dan seluruh pemahamanmu.
Sinyal apakah yang Kau tangkap?

Hei, Kau!
Hayatilah sejenak dan sentuh aku.
Dengan sepuluh jemari indahmu,
Dan mulus kulit halusmu.
Perasaan seperti apakah yang Kau nikmati?

Hei, Kau!
Senyap sejenak dan berpikirlah.
Tentang apa yang mampu Kau lihat, dengar dan rasakan.
Hening sejenak dan resapilah.
Tentang apa yang tak dapat Kau tatap, simak dan sentuh.

Hei, Kau!
Berdirilah tegap di sana, di hadapanku.
Kemudian katakan apa maumu dengan segenap jiwamu.

14 comments:

Gaphe said...

eeh, jangan marah-marah gitu doonk.. minta yang lembut, dengan baik-baik. hahaha...


ayook, romantis diikiit.. wkwkwkwk.

Unknown said...

*lihat kanan - kiri * "sayaa..??"
hehe..

nice poem mba'..
salam kenaaal.. :)

Dihas Enrico said...

tentang cewek ngambek ya...??
sapa..??
km...??

Unknown said...

duh, galak amat puisinya. takut akh...

Shudai Ajlani said...

oke aku akan menatap mu B)

BLACKBOX said...

hey kau........semakin lama....gaya tulisanmu semakin variatif

BLACKBOX said...

hey kau....haya tulisanmu makin variatif

TS Frima said...

dengan berdiri tegap saya katakan:
saya mau komen :)

Gaphe said...

mampir lagi.. ayook updaate!.. udah mampir kedua kalinya nih.. sekali lagi mampir dapet piring ntar saya! hahaha

Admin said...

Hei Kau!!

baca dan pahamilah...
saya ingin mengomen posting-mu


haha:D

read and comment my new update yaa..^^

switch 6 said...

hei, kamu.
kami menunggu updatenya ^^

Uli Kerenzia said...

Hei kau
mampir balik lagi yach :)

Opi said...

gleek.."hey kau", ,gue serasa yang ditunjuk..bulu ketek gue sampe berserakan baca nih postingan..

keren, au ah..speechless..

Hei, Kau!
Diamlah sejenak dan tatap aku.
Dengan kedua mata indahmu,
Dan tunggal mata hatimu.
Pemandangan apakah yang dapat Kau lihat?

thumbs up..

andri K wahab said...

hmmm...mau apa yh ?..."kamu", sejenak dalam hatinya terlintas itu, tiba-tiba saja.